Sabar itu ada batasnya…?

marahSabar itu ada batasnya, ini adalah pemahaman yang sangat fatal. Dengan pemahaman seperti ini akan menyebabkan hati menjadi rapuh tidak akan tegar menerima segala ujian atau musibah dari Allah, yang akhirnya mengakibatkan batin menjadi “merana” banyak orang yang lepas kontrol dengan dalih “sabar itu ada batasnya.”

Sesungguhnya sabar itu adalah perintah Allah Swt, dengan demikian tidak akan ada batasnya. Ini sama saja halnya dengan shalat lima waktu, hanya bedannya, bila sholat dilakukan pada waktu-waktu tertentu sedangkan sabar dilakukan pada saat awal tertinpa musibah. Sedangkan musibah itu selama kita hidup tidak pernah akan berhenti.
Seperti yang tertera dalam firman Allah berikut ini:

“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan  bagi manusia, agar kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.” (QS. Al-Kahfi, 18 : 7)

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan : “kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al-Ankabuut, 29 : 2)

Bahkan dalam hadist Nabi Saw menegaskan bahwa musibah itu merupakan indikator kecintaan Allah kepada hambanya (“Sesungguhnya apabila Allah mencintai seorang hamba maka Dia tenggelamkan hamba tersebut kedalam cobaan, barangsiapa yang tidak pernah mengalami musibah, maka ia jauh dari kasih sayang Allah”). Bukankah dengan musibah itu berarti Allah memberikan peluang kepada kita untuk memperoleh pahala yang sangat dibutuhkan dalam “kehidupan abadi” nanti?

Sabar itu tidak hanya di lakukan ketika menerima musibah saja namun juga harus di lakukan pada waktu diberikan kesenangan. Karena ujian Allah itu tidak hanya terdapat dalam kesusahan saja, namun terdapat juga dalam kesenangan, kebanyakan orang justru lalai menjalankan sabar bila di beri kesenangan.

Coba renungkan firman Allah berikut:

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah, 2 : 153)

Wallahu’alam…

Check Also

Keistimewaan dan Keutamaan Persaudaraan Karena Allah

Persaudaraan karena Islam (ukhuwah Islamiyah), atau persaudaraan karena iman (ukhuwah imaniyah), atau persaudraan karena Allah, …

3 comments

  1. Assalamu’alaikum.. Dg ksabaran–seorang muslim mampu mhadapi sulitnya cobaan shg tdk stress, b’putus asa, ataupun b’buruksangka kpd takdir Allah. So,seorang muslim yg lulus dlm ujian yg dberikan Allah bs dlihat dr tingkat ksabarannya shg dg ksabarannya itu–akan mengantarkannya kdalam surga.. “..Salamun ‘alaikum bima shabartum…” (..Selamat atasmu berkat ksabaranmu).. QS. ar-Ra’du (13):24.Jazakallah khair, wassalamu’alaikum.

  2. “Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan bagi manusia, agar kamu menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.” (QS. Al-Kahfi, 18 : 7)

    mohon maaf kata setelah “….bagi manusia, agar kamu menguji ……dst”

    kata “agar kamu” atau “agar kami” ? saya langsung mengomentari tapi sy blm lihat ayatnya. mudah2 an sy yang keliru krn blm lihat dulu (buka al-qur’an) tp langsung komentari….

Leave a Reply to parusdi Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.