Home / Syariah / Keutamaan dan amalan di hari jum’at
hijrah_nabi_1-415x260

Keutamaan dan amalan di hari jum’at

(Abujibriel.com)—Yaa ayyuhal ikhwah, Allah dengan kehendaknya telah menyediakan berbagai fadhilah atau keutamaan dalam beragam hal bagi umat manusia. Keutamaan tersebut bisa terdapat pada tempat, manusia, bangunan, keadaan, ataupun hari; maka hari jum’at adalah salah-satu contoh hari yang disana terdapat keutamaan padanya.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, dikatakan bahwa sesungguhnya Rasulullah pernah bertanya kepada malaikat jibril, maka malaikat jibril pun menjawab:

هَذِهِ الجُمُعَةُ جَعَلَهَا اللهُ عِيْدًا لَكَ وَلِأُمَّتِكَ

“Hari ini adalah hari jum’at yang Allah jadikan sebagai ‘id (hari raya) bagimu dan umatmu. (Diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya. Hasan)
Terdapat sebuah hadits pula dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah pernah mengabarkan:

لا تَطْلُعُ الشَّمْسُ وَلا تَغْرُبُ عَلَى يَوْمٍ أَفْضَلَ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ

Tidaklah matahari terbit dan tenggelam pada suatu hari yang lebih utama dari hari jum’at.” (HR. Ahmad, ‘Abdur Rozaq, Ibnu Hibban, Al-Baihaqi)
Terdapat juga hadits serupa:

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ

“Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah hari jum’at. Hari tersebut adalah hari diciptakannya Adam, hari ketika Adam dimasukkan ke dalam surga dan hari ketika Adam dikeluarkan dari surga. Hari kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari jum’at.” (HR. Muslim)
Demikianlah beberapa keunggulan hari jum’at menurut landasan yang shahih. Oleh karena itu terdapat beberapa amalan sholih yang bisa dikerjakan di setiap hari jum’at atau malam jum’at, diantaranya yaitu:
1. Membaca surat al-Kahfi

 

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ

“Barangsiapa yang membaca surat al-Kahfi pada hari jum’at, maka dia akan disinari cahaya di antara dua jum’at.” (HR. An-Nasa’i dan Baihaqi)

Terdapat sebuah hadits dari Abu Darda radliyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah bersabda:

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْف عُصِمَ مِنْ الدَّجَّالِ

“Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat dari permulaan surat al-Kahfi, maka ia dilindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim)
Juga hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Umar:

مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ سَطَعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءَ يُضِيْءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَغُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمْعَتَيْنِ

“Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.”

 

2. Memperbanyak sholawat

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap jum’at karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al-Kubro. Hadits ini hasan lighoirihi)
Adapun sholawat yang dianjurkan untuk dibaca diantaranya adalah:

1.
اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan para kerabatnya karena Engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” (Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam no. 56. Syaikh Al Albani mengomentari bahwa sanad hadits ini shohih)

2.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan para kerabatnya karena Engkau memberi shalawat kepada Ibrahim dan para kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan para kerabatnya karena Engkau memberi keberkahan kepada Ibrahim dan para kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” (HR. Bukhari)

 

Demikianlah perkara keutamaan hari jum’at beserta amalan sholih yang sebaiknya diamalkan seorang muslim dalam rutinitasnya. Semoga kita senantiasa diberi kemudahan untuk melaksanakannya. Allahul musta’an…

Check Also

puasa

Tasyabbuhkah Rasulullah kepada Yahudi perihal puasa asyura’?

Seseorang bertanya mengenai amalan kaum muslimin di setiap bulan Muharram yang sebentar lagi ramai diamalkan …

Leave a Reply

%d bloggers like this: