in

Do’a ketika terlihatnya hilal

bulan3

(Abujibriel.com)—Marhaban ya ramadhan…  Bulan penuh keberkahan yang menyimpan begitu banyak rahmat dan karunia didalamnya. Bulan yang sarat akan keistimewaan dan kegembiraan. Bulan syahdu yang mampu menjadikan kerasnya hati menjadi lembut penuh dengan dzikrullah

Ya ayyuhal ikhwani wa akhwatifillah, alhamdulillah telah sampai kita kepada bulan ramadhan, bulan yang senantiasa ditunggu kehadirannya oleh para hamba-hamba Allah Ta’ala yang shalih dan shalihah. Bulan dengan begitu berlimpahnya rahmat, keberkahan, serta lipat-ganda pahala yang dijanjikan-Nya.

Sebagaimana telah ada dari contoh dari Rasulullah saw, bahwa di tiap memasuki bulan baru, termasuk seperti bulan suci ini—beliau saw mensyari’atkan untuk mengamalkan do’a yang diriwayatkan oleh Thalhah bin Ubaidillah ra yang mengatakan bahwa rasulullah saw melafadzhkan perkataan do’a berikut saat telah diketahui terlihatnya hilal atau bulan baru;

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

artinya, “Ya Allah, perjalankanlah bulan ini kepada kami dengan penuh kebaikan, iman, keselamatan, dan Islam. Rabb-ku dan Robb-mu (bulan) adalah Allah.(HR. Tirmidzi, 9/142)

Do’a ini merupakan bentuk permohonan kepada Allah Ta’ala agar memperlihatkan hilal kepada kita dengan kebaikan, dalam keimanan, keselamatan, dan dalam keislaman. Sementara perkataan ‘Rabb-ku dan Rabb-mu adalah Allah’ merupakan penegasan bahwa Allah Ta’ala merupakan Tuhannya manusia, bulan, dan seluruh makhluk yang diciptakan-Nya. Penyembahan kepada selain-Nya adalah bentuk kekufuran yang mengotori ketauhidan seorang makhluk kepada Khaliknya.

Do’a tersebut juga menjelaskan penyangkalan akan sebuah bentuk amalan sebagian umat yang melakukan peribadahan dengan menyembah ciptaan Allah seperti bulan. Sebab kekuatan yang mengaturnya dalam berotasi, dalam terbit dan juga dalam tenggelamnya hanyalah karena kekuatan Allah Ta’ala. Oleh karena itu, sangatlah tidak pantas bagi makhluk untuk juga menyembah makhluk yang sama-sama diciptakan dan sama-sama memiliki kelemahan.

Mudah-mudahan ramadhan kali ini benar-benar kita bisa manfaatkan dalam meraup berjuta rahmat, keberkahan, dan keampunan-Nya, wallahul musta’an. Demikian, semoga bermanfaat.

What do you think?

Written by Zaid

Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

0

Muslim kaffah

Sahur itu berkah