<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tanda Hati Yang Mendapat Petunjuk</title>
	<atom:link href="http://www.abujibriel.com/tanda-hati-yang-mendapat-petunjuk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.abujibriel.com/tanda-hati-yang-mendapat-petunjuk/</link>
	<description>Al Qur&#039;an Sebagai Pedoman, Pedang Sebagai Pengawal</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 23:33:13 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: abu ubaidillah</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/tanda-hati-yang-mendapat-petunjuk/comment-page-1/#comment-180</link>
		<dc:creator>abu ubaidillah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 06:55:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.abujibriel.com/ajib/?p=464#comment-180</guid>
		<description>ustadz, terkait dg hidayah lalu bagaimana kita memahami dan mensikapi hadits semacam berikut ini:

Hadis riwayat Abdullah bin Masud ??? ???? ???, ia berkata:Rasulullah ??? ???? ???? ???? sebagai orang yang jujur dan dipercaya bercerita kepada kami: Sesungguhnya setiap individu kamu mengalami proses penciptaan dalam perut ibunya selama empat puluh hari (sebagai nutfah). Kemudian menjadi segumpal darah selama itu juga kemudian menjadi segumpal daging selama itu pula. Selanjutnya Allah mengutus malaikat untuk meniupkan roh ke dalamnya dan diperintahkan untuk menulis empat perkara yaitu: menentukan rezekinya, ajalnya, amalnya serta apakah ia sebagai orang yang sengsara ataukah orang yang bahagia. Demi Zat yang tiada Tuhan selain Dia, sesungguhnya salah seorang dari kamu telah melakukan amalan penghuni surga sampai ketika jarak antara dia dan surga tinggal hanya sehasta saja namun karena sudah didahului takdir sehingga ia melakukan perbuatan ahli neraka maka masuklah ia ke dalam neraka. Dan sesungguhnya salah seorang di antara kamu telah melakukan perbuatan ahli neraka sampai ketika jarak antara dia dan neraka tinggal hanya sehasta saja namun karena sudah didahului takdir sehingga dia melakukan perbuatan ahli surga maka masuklah dia ke dalam surga.

mohon penjelasannya. terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ustadz, terkait dg hidayah lalu bagaimana kita memahami dan mensikapi hadits semacam berikut ini:</p>
<p>Hadis riwayat Abdullah bin Masud ??? ???? ???, ia berkata:Rasulullah ??? ???? ???? ???? sebagai orang yang jujur dan dipercaya bercerita kepada kami: Sesungguhnya setiap individu kamu mengalami proses penciptaan dalam perut ibunya selama empat puluh hari (sebagai nutfah). Kemudian menjadi segumpal darah selama itu juga kemudian menjadi segumpal daging selama itu pula. Selanjutnya Allah mengutus malaikat untuk meniupkan roh ke dalamnya dan diperintahkan untuk menulis empat perkara yaitu: menentukan rezekinya, ajalnya, amalnya serta apakah ia sebagai orang yang sengsara ataukah orang yang bahagia. Demi Zat yang tiada Tuhan selain Dia, sesungguhnya salah seorang dari kamu telah melakukan amalan penghuni surga sampai ketika jarak antara dia dan surga tinggal hanya sehasta saja namun karena sudah didahului takdir sehingga ia melakukan perbuatan ahli neraka maka masuklah ia ke dalam neraka. Dan sesungguhnya salah seorang di antara kamu telah melakukan perbuatan ahli neraka sampai ketika jarak antara dia dan neraka tinggal hanya sehasta saja namun karena sudah didahului takdir sehingga dia melakukan perbuatan ahli surga maka masuklah dia ke dalam surga.</p>
<p>mohon penjelasannya. terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ust. Abu Jibriel</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/tanda-hati-yang-mendapat-petunjuk/comment-page-1/#comment-179</link>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 10:16:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.abujibriel.com/ajib/?p=464#comment-179</guid>
		<description>Waalaikumsalam Wr. Wb.
Ukhti fitri,hidayah tidak akan datang dengan sendirinya apabila kita tidak berusaha dengan sepenuhnya (bersungguh2) untuk mendapatkannya. Apabila seseorang itu sudah berusaha dengan sekuat tenaganya,insya Allah hidayah dari Allah akan diraih olehnya,dan apabila ternyata dia belum mendapatkannya,dia harus sabar,ketahuilah bahwa Allah sedang mengujinya dalam melaksanakan Amal Ibadah yang sedang dia lakukan.

firman Allah:

&lt;em&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(QS Ar Ra&#039;d, 13:11)&lt;/strong&gt;

Jika itu pernyataanya bahwa orang tersebut belum dapat hidayah, maka perlu ditanyakan Hidayah yang mana, yang dimaksudkan ? sebab hidayah terbagi menjadi 2. ( sebagian yang lain ada yang mengatakan 4 (*), tapi keempatnya merujuk kepada yang 2, yang akan disebutkan nanti) yaitu :
1. Hidayah Al bayan
2. Hidayah At Taufiq.

Penjelasan,
1. Hidayah Bayan artinya Hidayah berupa keterangan atau berupa petunjuk hidup. maka petunjuk hidup bagi seorang muslim adalah Al Quran dan As Sunnah yang Shahih.
2. Hidayah Taufiq artinya Hidayah berupa keteguhan, hidayah yang inilah yang merupakan Hak prerogatif Allah, diberikan kepada yang di kehendaki Nya, selama dia menjalani hidayah bayan.

Maka jangan katakan &quot; saya belum dapat hidayah taufiq dari Allah ?&quot; tapi dia sendir tidak pernah menjalani apa yang telah tersurat dan tersirat dalam hidayah bayan (Al Quran dan As Sunnah). Ini  sama halnya dengan orang yang minta duit upahan tapi dia belum mengerjakan / kerja  apa-apa (arggghh aneh banget orang seperti ini)

Oleh karena itulah, Allah mewajibkan muslimin dan muslimat untuk menuntut ilmu agama ini, agar tidak ada alasan lagi bahwa hidayah belum ada atau belum datang.

*sebagian orang mengatakan bahwa hidayah itu dibagi menjadi 4 yaitu
1.Hidayah berupa insting ( hidayah yang Allah berikan kepada manusia sejak lahir, dan fitrah insting ini selalu cenderung mencari kebenaran)
2.Hidayah berupa indrawi ( hidayah yang Allah berikan kepada manusia sejak lahir)
3.Hidayah berupa akal ( idem )
4.Hidayah dien yang terbagi menjadi 2 yang telah disebutkan diatas.

&lt;em&gt;Wallahu&#039;alam bis showab...&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikumsalam Wr. Wb.<br />
Ukhti fitri,hidayah tidak akan datang dengan sendirinya apabila kita tidak berusaha dengan sepenuhnya (bersungguh2) untuk mendapatkannya. Apabila seseorang itu sudah berusaha dengan sekuat tenaganya,insya Allah hidayah dari Allah akan diraih olehnya,dan apabila ternyata dia belum mendapatkannya,dia harus sabar,ketahuilah bahwa Allah sedang mengujinya dalam melaksanakan Amal Ibadah yang sedang dia lakukan.</p>
<p>firman Allah:</p>
<p><em>“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka.”</em> <strong>(QS Ar Ra&#8217;d, 13:11)</strong></p>
<p>Jika itu pernyataanya bahwa orang tersebut belum dapat hidayah, maka perlu ditanyakan Hidayah yang mana, yang dimaksudkan ? sebab hidayah terbagi menjadi 2. ( sebagian yang lain ada yang mengatakan 4 (*), tapi keempatnya merujuk kepada yang 2, yang akan disebutkan nanti) yaitu :<br />
1. Hidayah Al bayan<br />
2. Hidayah At Taufiq.</p>
<p>Penjelasan,<br />
1. Hidayah Bayan artinya Hidayah berupa keterangan atau berupa petunjuk hidup. maka petunjuk hidup bagi seorang muslim adalah Al Quran dan As Sunnah yang Shahih.<br />
2. Hidayah Taufiq artinya Hidayah berupa keteguhan, hidayah yang inilah yang merupakan Hak prerogatif Allah, diberikan kepada yang di kehendaki Nya, selama dia menjalani hidayah bayan.</p>
<p>Maka jangan katakan &#8221; saya belum dapat hidayah taufiq dari Allah ?&#8221; tapi dia sendir tidak pernah menjalani apa yang telah tersurat dan tersirat dalam hidayah bayan (Al Quran dan As Sunnah). Ini  sama halnya dengan orang yang minta duit upahan tapi dia belum mengerjakan / kerja  apa-apa (arggghh aneh banget orang seperti ini)</p>
<p>Oleh karena itulah, Allah mewajibkan muslimin dan muslimat untuk menuntut ilmu agama ini, agar tidak ada alasan lagi bahwa hidayah belum ada atau belum datang.</p>
<p>*sebagian orang mengatakan bahwa hidayah itu dibagi menjadi 4 yaitu<br />
1.Hidayah berupa insting ( hidayah yang Allah berikan kepada manusia sejak lahir, dan fitrah insting ini selalu cenderung mencari kebenaran)<br />
2.Hidayah berupa indrawi ( hidayah yang Allah berikan kepada manusia sejak lahir)<br />
3.Hidayah berupa akal ( idem )<br />
4.Hidayah dien yang terbagi menjadi 2 yang telah disebutkan diatas.</p>
<p><em>Wallahu&#8217;alam bis showab&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fitri binti mahmud</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/tanda-hati-yang-mendapat-petunjuk/comment-page-1/#comment-178</link>
		<dc:creator>fitri binti mahmud</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 12:49:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.abujibriel.com/ajib/?p=464#comment-178</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum, ustadz. banyak orang yg ktika dsampaikan sbuah kwajiban mreka mjawab &quot;saya blm mlaksanakannya krn blm dpt hidayah dr Allah&quot;. prtanyaannya apakah hidayah itu datang dg sndirinya (spt sistem random) sesuai khendak Allah ataukah Allah mbrikan hidayah tsb kpd seseorang krn sdh ada benih2 keimanan dlm hatinya? mohon djelaskan y ustadz. jazakumullah..assalamu&#039;alaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum, ustadz. banyak orang yg ktika dsampaikan sbuah kwajiban mreka mjawab &#8220;saya blm mlaksanakannya krn blm dpt hidayah dr Allah&#8221;. prtanyaannya apakah hidayah itu datang dg sndirinya (spt sistem random) sesuai khendak Allah ataukah Allah mbrikan hidayah tsb kpd seseorang krn sdh ada benih2 keimanan dlm hatinya? mohon djelaskan y ustadz. jazakumullah..assalamu&#8217;alaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
