<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Hukum Wanita Pergi Haji Tanpa Muhrim</title>
	<atom:link href="http://www.abujibriel.com/hukum-wanita-pergi-haji-tanpa-muhrim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.abujibriel.com/hukum-wanita-pergi-haji-tanpa-muhrim/</link>
	<description>Al Qur&#039;an Sebagai Pedoman, Pedang Sebagai Pengawal</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Aug 2010 06:09:49 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Ust. Abu Jibriel</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/hukum-wanita-pergi-haji-tanpa-muhrim/comment-page-1/#comment-21</link>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 10:14:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=48#comment-21</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumussalam wr wr.Jika berbicara tentang bank Muamalat,bank syari&#039;ah mandiri atau semua bank yang dilabelkan sebagai bank Islam ,saat ini tidak dapat  dipisahlkan dengan bank dunia,karena peredaran uang atau aliran dana seluruhnya berpusat di bank dunia. Yang berbeda adalah sistem pengaturan dan pengelolaan uang nasabah secara intern,tetapi transfer keuangan keseluruh bannk -bank adalah sama.Menurut info bahwa bank muamalat dan bank syariah mengelola uang para nasabah sesuai dengan syari&#039;ah.Karena itu sebagian ulama&#039; menganjurkan dan membolehkan menyimpan uang di kedua bank tersebut.Tetapi sebagian ulama mengatakan tidak ada perbedaan antara bank syari&#039;ah bank yang lainnya.Adapun masalah penyimpanan dan investasi ,jika anda sependapat dengan pendapat sebagian ulama yang menyatakan boleh maka tidak mengapa.Ya silakan tentukan pilihan anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumussalam wr wr.Jika berbicara tentang bank Muamalat,bank syari&#8217;ah mandiri atau semua bank yang dilabelkan sebagai bank Islam ,saat ini tidak dapat  dipisahlkan dengan bank dunia,karena peredaran uang atau aliran dana seluruhnya berpusat di bank dunia. Yang berbeda adalah sistem pengaturan dan pengelolaan uang nasabah secara intern,tetapi transfer keuangan keseluruh bannk -bank adalah sama.Menurut info bahwa bank muamalat dan bank syariah mengelola uang para nasabah sesuai dengan syari&#8217;ah.Karena itu sebagian ulama&#8217; menganjurkan dan membolehkan menyimpan uang di kedua bank tersebut.Tetapi sebagian ulama mengatakan tidak ada perbedaan antara bank syari&#8217;ah bank yang lainnya.Adapun masalah penyimpanan dan investasi ,jika anda sependapat dengan pendapat sebagian ulama yang menyatakan boleh maka tidak mengapa.Ya silakan tentukan pilihan anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu i'dad</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/hukum-wanita-pergi-haji-tanpa-muhrim/comment-page-1/#comment-20</link>
		<dc:creator>abu i'dad</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 11:23:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=48#comment-20</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum, ustad beberapa hari yang lalu ada kirim pertanyaan via e-mail ke abu.jibriel@ymail.com. Mohon dibalas ustad.
Apakah Bank Muamalat bank Islam? (Bukankah bank Muamalat tersebut masih dibawah Bank Indonesia &amp; juga UUD yg mereka Buat. Bolehkah menyimpan &amp; Investasi di bank muamalat itu? Jazakolloh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum, ustad beberapa hari yang lalu ada kirim pertanyaan via e-mail ke <a href="mailto:abu.jibriel@ymail.com">abu.jibriel@ymail.com</a>. Mohon dibalas ustad.<br />
Apakah Bank Muamalat bank Islam? (Bukankah bank Muamalat tersebut masih dibawah Bank Indonesia &amp; juga UUD yg mereka Buat. Bolehkah menyimpan &amp; Investasi di bank muamalat itu? Jazakolloh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: warjoe</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/hukum-wanita-pergi-haji-tanpa-muhrim/comment-page-1/#comment-19</link>
		<dc:creator>warjoe</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 01:52:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=48#comment-19</guid>
		<description>Assalamu’alaikum ust.. Ana mo bertanya….bagaimana hukum bekerja diperusahaan asuransi konvensional terima kasih atas waktu dan jawabannya ust…jazakallohu khoir….</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum ust.. Ana mo bertanya….bagaimana hukum bekerja diperusahaan asuransi konvensional terima kasih atas waktu dan jawabannya ust…jazakallohu khoir….</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irhaby_22</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/hukum-wanita-pergi-haji-tanpa-muhrim/comment-page-1/#comment-18</link>
		<dc:creator>irhaby_22</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 02:09:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=48#comment-18</guid>
		<description>jazakallohu khoir ust....ana benar-benar terbantu dengan adanya web ini....mencermati masalah khitbah ini ust..ada beberapa pertanyaan yang ana lontarkan :
1. dalam khitbah..apakah laki-laki wajib memberikan hadiah??? atau bagaimana?? apakah laki-laki dan wanita harus memberikan hadiah atau hanya laki-laki saja??
2. waktu dari khitbah ke menikah apakah ada batasan yang ditentukan syariah ust?? atau bagaimana kesepakatan 2 keluarga???
3. Bagaimana kalau ada kasus &quot; ayahnya setuju sedangkan ibunya tidak setuju dengan khitbah itu&quot; ??? mana yang harus di turut ?? Ayah atau Ibu??

Syukran atas waktunya .semoga Alloh senantiasa menjaga mu Ust......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jazakallohu khoir ust&#8230;.ana benar-benar terbantu dengan adanya web ini&#8230;.mencermati masalah khitbah ini ust..ada beberapa pertanyaan yang ana lontarkan :<br />
1. dalam khitbah..apakah laki-laki wajib memberikan hadiah??? atau bagaimana?? apakah laki-laki dan wanita harus memberikan hadiah atau hanya laki-laki saja??<br />
2. waktu dari khitbah ke menikah apakah ada batasan yang ditentukan syariah ust?? atau bagaimana kesepakatan 2 keluarga???<br />
3. Bagaimana kalau ada kasus &#8221; ayahnya setuju sedangkan ibunya tidak setuju dengan khitbah itu&#8221; ??? mana yang harus di turut ?? Ayah atau Ibu??</p>
<p>Syukran atas waktunya .semoga Alloh senantiasa menjaga mu Ust&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ust. Abu Jibriel</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/hukum-wanita-pergi-haji-tanpa-muhrim/comment-page-1/#comment-17</link>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 14:56:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=48#comment-17</guid>
		<description>Wa,alaikumussalam wr wb. Khitbah atau Meminang  ialah Mencurahkan hati (keinginan atau rasa cinta) kepada seseorang wanita pilihannya dengan mengikrarkan nya secara terus terang kepada wanita yang dihajtinya.Caranya ialah Si lelaki mengirim utusan kepada wanita melalalui rekan wanitanya atau sahabatnya atau keluarganya yang dipercaya kemudian tunggu jawabnya.Setelah beberapa waktu ada respon dan jawaban persetujuan,maka si wanita memberitahukannya kepada orang tua atau keluarga nya.Jika orang tua bersetuju,maka memeberitahukan kepada lelaki yangtelah berhajat kepadanya melalui perantara nya.Setelah itu Silelaki dan keluarganya menentukan hari pertemuan untuk peminangan kepada keluarga si wanita. Setelah kedua keluarga bertemu dan kedua lelaki dan wanita saling melihat dari dekat,dan si lelaki diperkenankan melihat bagian tubuh (seperti tangan,atau wajah bagi wanita bercadar).Setelah itu mereka bersetuju maka itulah peminangan yang terbaik. Silakan lakukan.dan anda dimudahkan mendapatkan jodoh yang terbaik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa,alaikumussalam wr wb. Khitbah atau Meminang  ialah Mencurahkan hati (keinginan atau rasa cinta) kepada seseorang wanita pilihannya dengan mengikrarkan nya secara terus terang kepada wanita yang dihajtinya.Caranya ialah Si lelaki mengirim utusan kepada wanita melalalui rekan wanitanya atau sahabatnya atau keluarganya yang dipercaya kemudian tunggu jawabnya.Setelah beberapa waktu ada respon dan jawaban persetujuan,maka si wanita memberitahukannya kepada orang tua atau keluarga nya.Jika orang tua bersetuju,maka memeberitahukan kepada lelaki yangtelah berhajat kepadanya melalui perantara nya.Setelah itu Silelaki dan keluarganya menentukan hari pertemuan untuk peminangan kepada keluarga si wanita. Setelah kedua keluarga bertemu dan kedua lelaki dan wanita saling melihat dari dekat,dan si lelaki diperkenankan melihat bagian tubuh (seperti tangan,atau wajah bagi wanita bercadar).Setelah itu mereka bersetuju maka itulah peminangan yang terbaik. Silakan lakukan.dan anda dimudahkan mendapatkan jodoh yang terbaik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irhaby_22</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/hukum-wanita-pergi-haji-tanpa-muhrim/comment-page-1/#comment-16</link>
		<dc:creator>irhaby_22</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 08:25:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=48#comment-16</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum ust.. Ana mo bertanya....bagaimana tata cara khitbah yang benar2 menurut sunnah..bukan bid&#039;ah. mohon penjelasan dari awal sampai akhir..karena ana benar-benar butuh tata cara khitbah itu.....terima kasih atas waktu dan jawabannya ust...jazakallohu khoir....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum ust.. Ana mo bertanya&#8230;.bagaimana tata cara khitbah yang benar2 menurut sunnah..bukan bid&#8217;ah. mohon penjelasan dari awal sampai akhir..karena ana benar-benar butuh tata cara khitbah itu&#8230;..terima kasih atas waktu dan jawabannya ust&#8230;jazakallohu khoir&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fitribtmahmud</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/hukum-wanita-pergi-haji-tanpa-muhrim/comment-page-1/#comment-14</link>
		<dc:creator>fitribtmahmud</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 14:41:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=48#comment-14</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum.. afwan ustadz, mohon ketegasan hukum keharaman MUSIK_ baik berupa lagu, instrumental, nasyid.  Bisakah q.s. Luqman:6-7 (&quot;Dan diantara manusia ada orang2 yg MBELI PRKATAAN YG TDK BRGUNA UTK MNYESATKAN MANUSIA DR JLN ALLAH...&quot;)? ana prnah mbaca hadits yg diriwayatkan oleh ibnu majah,ahmad&amp;baihaqi dr abu malik al-asy&#039;ary ra bhw Rasulullah prnah bsabda &quot;sungguh akan ada dr umatku yg minum khamr, mrk dhibur musik&amp;alunan suara biduanita maka Allah akan mbenamkan mreka kdalam bumi&amp;Dia akan mngubah bntuk sbagian mreka mjd kera&amp;babi.&quot; shahihkah hadits tsb? mohon kjelasannya y ustadz. jazakallah khair.wassalamu&#039;alaikum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum.. afwan ustadz, mohon ketegasan hukum keharaman MUSIK_ baik berupa lagu, instrumental, nasyid.  Bisakah q.s. Luqman:6-7 (&#8220;Dan diantara manusia ada orang2 yg MBELI PRKATAAN YG TDK BRGUNA UTK MNYESATKAN MANUSIA DR JLN ALLAH&#8230;&#8221;)? ana prnah mbaca hadits yg diriwayatkan oleh ibnu majah,ahmad&amp;baihaqi dr abu malik al-asy&#8217;ary ra bhw Rasulullah prnah bsabda &#8220;sungguh akan ada dr umatku yg minum khamr, mrk dhibur musik&amp;alunan suara biduanita maka Allah akan mbenamkan mreka kdalam bumi&amp;Dia akan mngubah bntuk sbagian mreka mjd kera&amp;babi.&#8221; shahihkah hadits tsb? mohon kjelasannya y ustadz. jazakallah khair.wassalamu&#8217;alaikum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
