<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>abujibriel.com &#187; Download</title>
	<atom:link href="http://www.abujibriel.com/category/download/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.abujibriel.com</link>
	<description>Al Qur&#039;an Sebagai Pedoman, Pedang Sebagai Pengawal</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 03:06:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Musibah &amp; Bala Bencana Adalah Teguran Dari Allah</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/musibah-bala-bencana-adalah-teguran-dari-allah/</link>
		<comments>http://www.abujibriel.com/musibah-bala-bencana-adalah-teguran-dari-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 14:42:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Syakhsiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[azab]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[teguran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abujibriel.com/ajib/?p=576</guid>
		<description><![CDATA[Dari berbagai rangkaian musibah, ujian dan bala bencana yang menimpa manusia, khususnya negeri ini, adalah karena perbuatan maksiat dan dosa mereka kepada Allah Swt dan RasulNya dalam merespon dakwah para Nabi dan Rasul-rasul Allah Swt. Selain itu mereka juga mendustakan ayat-ayat Allah, mengkufuri nikmat-nikmatNya dan menukarkan kenikmatan itu dengan kekafiran, serta para penguasa dan pembesar-pembesarnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari berbagai rangkaian musibah, ujian dan bala bencana yang menimpa manusia, khususnya negeri ini, adalah karena perbuatan maksiat dan dosa mereka kepada Allah Swt dan RasulNya dalam merespon dakwah para Nabi dan Rasul-rasul Allah Swt. Selain itu mereka juga mendustakan ayat-ayat Allah, mengkufuri nikmat-nikmatNya dan menukarkan kenikmatan itu dengan kekafiran, serta para penguasa dan pembesar-pembesarnya menukar hukum Allah dengan hukum jahiliyah dan kecenderungan masyarakat memilih serta mengikuti tradisi nenek moyang dengan ajaran sesatnya yang bertolak belakang dari hidayah dan Sunnah Rasulullah Saw.</p>
<p>Al Qur&#8217;an menjelaskan, membenarkan hal tersebut, Allah Swt berfirman:</p>
<blockquote><p><em>“Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman.”</em> <strong>(QS. Al Qhashash, 28 : 59)</strong><span id="more-576"></span></p></blockquote>
<p>FirmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.”</em> <strong>(QS. Hud : 117)</strong></p></blockquote>
<p>FirmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” </em><strong>(QS. An Nisaa : 147)</strong></p></blockquote>
<p>FirmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.&#8221; </em><strong>(QS. Al Isra, 17 : 16)</strong></p></blockquote>
<p>FirmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh).” </em><strong>(QS. Al Isra, 17 : 58)</strong></p></blockquote>
<p>FirmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kamu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari dosa-dosamu.” </em><strong>(QS. As Syura, 42 : 30)</strong></p></blockquote>
<p>FirmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Dan Allah Telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; Karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.” </em><strong>(QS. An-Nahl, 16 : 112)</strong></p></blockquote>
<p>FirmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? Yaitu neraka Jahannam; mereka masuk kedalamnya; dan Itulah seburuk-buruk tempat kediaman.”</em> <strong>(QS. Ibrahim, 14 : 28-29)</strong></p></blockquote>
<p>FirmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan dimuka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat yang diderita oleh orang-orang yang sebelum mereka? Orang-orang itu lebih kuat dri merka,mereka telah mengolah bumi dan memakmurkannya lebih banyak dari apa yang mereka makmurkan.Dan telah datang kepada mereka Rasul-rasul mereka dengan membawa keterangan dan bukti-bukti yang nyata.Maka Allah sekali-kali berlaku dzalim kepada mereka ,tetapi merekalah yang berlaku dzalim terhadap dir mereka.Kemudian akibat orang-orang yang melakukan kedurhakaan dan kejahatan adalah azab siksa yang lebih buruk, karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-olok.”</em> <strong>(QS. Rum, 30 : 9-10).</strong></p></blockquote>
<p>Dan firmanNya lagi:</p>
<blockquote><p><em>“(ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: &#8220;Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya&#8221;. (Allah berfirman): &#8220;Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, Maka Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana&#8221;. Kalau kamu melihat ketika Para Malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): &#8220;Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar&#8221;, (tentulah kamu akan merasa ngeri), demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya, (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir&#8217;aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi amat keras siksaan-Nya, (siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan meubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu meubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri [Allah tidak mencabut nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada sesuatu kaum, selama kaum itu tetap taat dan bersyukur kepada Allah.], dan sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui, (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir&#8217;aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mendustakan ayat-ayat Tuhannya, maka Kami membinasakan mereka disebabkan dosa-dosanya dan Kami tenggelamkan Fir&#8217;aun dan pengikut-pengikutnya; dan kesemuanya adalah orang-orang yang zalim. Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.” </em><strong>(QS. Al An fal, 8 : 49-55)</strong></p></blockquote>
<p>Demikianlah di antara ayat-ayat Allah yang menerangkan sebab-sebab datangnya musibah dan bala bencana.</p>
<p>Rasulullah Saw juga menerangkan akan sebab-sebab musibah dalam haditsnya:</p>
<p>Berkata Ummu Salamah, istri Rasulullah Saw, aku mendengar Rasulullah Saw bersabda:</p>
<blockquote><p><em>“Jika timbul maksiat pada ummatku, maka Allah akan menyebarkan azab-siksa kepada mereka.”</em> Aku berkata : Wahai Rasulullah, apakah pada waktu itu tidak ada orang-orang shalih? Beliau menjawab: <em>“ada!”</em>. Aku berkata lagi: Apa yang akan Allah perbuat kepada mereka? Beliau menjawab: <em>“Allah akan menimpakan kepada mereka azab sebagaimana yang ditimpakan kepada orang-orang yang berbuat maksiat, kemudian mereka akan mendapatkan keampunan dan keredhaan dari dari Rabbnya.” </em><strong>(HR. Imam Ahmad)</strong></p></blockquote>
<p><strong>Lima Sebab Datangnya Azab dan Siksa Allah.</strong></p>
<p>Rasulullah Saw bersabda:</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Bagaimana kalian apabila terjadi lima perkara, dan aku berlindung kepada Allah mudah-mudahan lima perkara itu tidak terjadi pada kamu atau kamu tidak menjumpainya, yaitu,<br />
</em></p>
<ol>
<li><em>Tidaklah perbuatan zina itu tampak pada suatu kaum, dikerjakan secara terang-terangan, melainkan tampak dalam mereka penyakit ta&#8217;un dan kelaparan yang tidak pernah dijumpai oleh nenek moyang dahulu.</em></li>
<li><em>Dan tidaklah kaum itu menahan zakat, melainkan mereka ditahan oleh Allah turunnya hujan dari langit, andai kata tidak ada binatang ternak tentu mereka tidak akan dihujani.</em></li>
<li><em>Dan tidaklah kaum itu mengurangi takaran dan timbangan, melainkan mereka disiksa oleh Allah dengan kesengsaraan bertahun-tahun dan sulitnya kebutuhan hidup dan nyelewengnya penguasa.</em></li>
<li><em>Dan tidaklah pemimpin-pemimpin mereka itu menghukumi dengan selain kitab yang diturunkan oleh Allah, melainkan mereka akan dikuasai oleh musuh yang merampas sebagian kekuasaan mereka.</em></li>
<li><em>Dan tidaklah mereka itu menyia-nyiakan kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya, melainkan Allah menjadikan bahaya di antara mereka sendiri.”</em> <strong>(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)</strong></li>
</ol>
</blockquote>
<p><strong>Lima Belas Perkara Mendatangkan Musibah &amp; Bala Bencana.</strong></p>
<p>Dari Ali bin Abi Thalib Ra berkata: Rasulullah Saw bersabda: <em></em></p>
<blockquote><p><em>&#8220;Apabila umatku telah melakukan lima belas perkara, maka halal baginya (layaklah) ditimpakan kepada mereka bencana.” </em></p></blockquote>
<p>Ditanyakan, apakah lima belas perkara itu wahai Rasulullah?</p>
<p>Rasulullah Saw bersabda: <em> </em></p>
<blockquote><p><em>&#8220;Apabila…</em></p>
<ol>
<li><em>Harta rampasan perang (maghnam) dianggap sebagai milik pribadi,</em></li>
<li><em>Amanah (barang amanah) dijadikan sebagai harta rampasan,</em></li>
<li><em>Zakat dianggap sebagai cukai (denda),</em></li>
<li><em>Suami menjadi budak istrinya (sampai dia),</em></li>
<li><em>Mendurhakai ibunya,</em></li>
<li><em>Mengutamakan sahabatnya (sampai dia),</em></li>
<li><em>Berbuat zalim kepada ayahnya,</em></li>
<li><em>Terjadi kebisingan (suara kuat) dan keributan di dalam masjid (yang bertentangan dengan syari&#8217;ah),</em></li>
<li><em>Orang-orang hina, rendah, dan bejat moralnya menjadi pemimpin umat (masyarakat),</em></li>
<li><em>Seseorang dihormati karena semata-mata takut dengan kejahatannya,</em></li>
<li><em>Minuman keras (khamar) tersebar merata dan menjadi kebiasaan,</em></li>
<li><em>Laki-laki telah memakai pakaian sutera,</em></li>
<li><em>Penyanyi dan penari wanita bermunculan dan dianjurkan,</em></li>
<li><em>Alat-alat musik merajalela dan menjadi kebanggaan atau kesukaan,</em></li>
<li><em>Generasi akhir umat ini mencela dan mencerca generasi pendahulunya;</em></li>
</ol>
<p><em>Apabila telah berlaku perkara-perkara tersebut, maka tunggulah datangnya malapetaka berupa; taufan merah (kebakaran), tenggelamnya bumi dan apa yang diatasnya ke dalam bumi (gempa bumi dan tananh longsor), dan perubahan-perubahan atau penjelmaan-penjelmaan dari satu bentuk kepada bentuk yang lain.”</em> <strong>(HR. Tirmidzi, 2136)</strong></p></blockquote>
<p>Itulah perkara-perkara yang menyebabkan suatu negeri mengalami kekacauan, kehancuran, kesempitan, kemelaratan, perseteruan, dan perpecahan satu sama lainnya, antara rakyat dengan rakyat dan rakyat dengan penguasa. Korupsi dan ketidakadilan merajalela, segala macam penyakit bermunculan menimpa manusia, yang benar-benar menyulitkan dan membinasakan kehidupan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan.</p>
<p>Oleh sebab itulah, Rasulullah Saw berdoa agar sahabat-sahabatnya tidak menjumpai keadaan yang demikian dahsyat dan terpuruknya. Dari semua perkara yang menyebabkan datangnya siksa dan azab itu. Insya Allah akan berakhir jika manusia dan kaum Muslimin khususnya kembali kepada Allah dan Rasul Nya, berpegang teguh kepada Dinullah (Islam yang sebenar-benarnya, menurut Al Qur’an dan As Sunnah) mengikut petunjuk Rasulnya.</p>
<p>Sebagai penutup, renungkanlah firman Allah Swt berikut serbagai introfeksi kita semua:</p>
<blockquote><p><em>”Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri <strong>Beriman dan Bertakwa</strong>, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.”</em> <strong>(QS. Al A&#8217;raf, 7: 96)</strong></p></blockquote>
<p><em>Wallahu’alam bis showab&#8230;</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Download makalah asli klik link berikut:</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a title="MUSIBAH &amp; BALA BENCANA ADALAH TEGURAN DARI ALLAH" href="http://www.mediafire.com/file/mm1m2ttmo5a/MUSIBAH &amp; BALA BENCANA ADALAH TEGURAN DARI ALLAH (www.abujibriel.com).pdf" target="_blank">PDF</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abujibriel.com/musibah-bala-bencana-adalah-teguran-dari-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dzikrullah, Jika Kamu Ingat Allah, Allah Ingat Kamu -Makalah Khutbah Idul Fitri 1430 H-</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/dzikrullah-jika-kamu-ingat-allah-allah-ingat-kamu-makalah-khutbah-idul-fitri-1430-h/</link>
		<comments>http://www.abujibriel.com/dzikrullah-jika-kamu-ingat-allah-allah-ingat-kamu-makalah-khutbah-idul-fitri-1430-h/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 15:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[do'a]]></category>
		<category><![CDATA[dzikir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abujibriel.com/ajib/?p=565</guid>
		<description><![CDATA[Ketahuilah bahwa berdzikir kepada Allah merupakan kewajiban bagi tiap-tiap hamba Allah pada setiap waktu dan tempat dan segala situasi dan kondisi. Aisyah RA. menerangkan sifat Rasulullah Saw, bahwa beliau berzikir dalam setiap waktu dan keadaan. Dzikir ialah: mengingat Allah dengan hati dan menyebut nama-Nya dengan lisan. Dengan itu hati dan jiwanya menjadi tenteram dan bahagia. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketahuilah bahwa berdzikir kepada Allah merupakan kewajiban bagi tiap-tiap hamba Allah pada setiap waktu dan tempat dan segala situasi dan kondisi. Aisyah RA. menerangkan sifat Rasulullah Saw, bahwa beliau berzikir dalam setiap waktu dan keadaan.</p>
<p>Dzikir ialah: mengingat Allah dengan hati dan menyebut nama-Nya dengan lisan. Dengan itu hati dan jiwanya menjadi tenteram dan bahagia. Inilah tempat persinggahan orang-orang yang agung, mulia, dan terpuji, yang disanalah mereka membekali diri, berniaga dan ke sanalah mereka pulang kembali.</p>
<p>Dzikir merupakan santapan hati, yang jika tidak mendapatkan-nya, maka badan menjadi kuburan dan mati. Dzikir merupakan senjata yang di gunakan untuk menghadapi ‘perampok jalanan’, merupakan air yang bisa menghilangkan rasa dahaga di tengah perjalanan, merupakan obat yang menyembuhkan penyakit. Jika mereka tidak mendapatkanya, maka hati mereka akan mengkerut, karena dzikir merupakan perantara dan penghubung antar diri mereka dengan alam gaib. Dengan dzikir mereka menolak bencana dan menyingkirkan kesusahan, sehingga musibah yang menimpa mereka terasa remeh. Jika ada bencana yang datang, maka mereka berlindung kepada dzikir.</p>
<p>Demikianlah dzikir merupakan taman surga yang mereka diami dan modal kebahagiaan yang mereka pergunakan untuk berniaga. Dzikir mengajak hati yang dirundung kepiluan dan kesedihan untuk tersenyum gembira, melupakan diri dan segala musibah yang menimpanya lalu ingatannya tertuju hanya kepada Allah Swt. Allah Swt mengingatkan Nabi Saw, ketika dirundung kesedihan, karena cercaan dan intimidasi kaum musyrikan menghadapi dakwah beliau, beliau dituduh seorang penyair yang gila, maka beliau disuruh bersabar dan terus berzikir kepada Allah Swt.</p>
<p><a href="http://www.mediafire.com/file/2ozmyzmgomm/DZIKIRLLAH -Makalah Khutbah Idul Fitri 1430 H- (Ust. Abu M. Jibriel AR).pdf" target="_blank">Download Makalah Selengkapnya&#8230;</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abujibriel.com/dzikrullah-jika-kamu-ingat-allah-allah-ingat-kamu-makalah-khutbah-idul-fitri-1430-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Ceramah &quot;Kuliah Umum 6 Juni 2006&quot;</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/download-ceramah-kuliah-umum-6-juni-2006/</link>
		<comments>http://www.abujibriel.com/download-ceramah-kuliah-umum-6-juni-2006/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 16:40:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.abujibriel.com/ajib/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[Kuliah Umum Sabtu/6 Juni 2009 Tempat: Masjid Nurul Islam, Islamic Centre,  Bekasi Pembicara: Ust. Abu Muhammad Jibriel AR. &#38; Ust. Farid Achmad Okbah Tema: Membentuk Generasi Rabbani DOWNLOAD CERAMAH 132.36MB (full) 66 MB (full) Ceramah Ust. Abu Jibriel Ceramah Ust. Farid Okbah]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://www.upislam.com/images/x3xexn7p0of85or7nzcj.jpg" border="0" alt="Kuliah Umum" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs082.snc1/4558_90148621726_70380916726_2421828_4856101_n.jpg" border="0" alt="Kuliah Umum" /></p>
<p style="text-align: center;">Kuliah Umum Sabtu/6 Juni 2009</p>
<p style="text-align: center;">Tempat: Masjid Nurul Islam, Islamic Centre,  Bekasi</p>
<p style="text-align: center;">Pembicara: Ust. Abu Muhammad Jibriel AR. &amp; Ust. Farid Achmad Okbah</p>
<p style="text-align: center;">Tema: Membentuk Generasi Rabbani</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><strong>DOWNLOAD CERAMAH</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.sendspace.com/file/3q60jh" target="_blank">132.36MB (full)<br />
</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://ia301534.us.archive.org/0/items/KuliahUmum6Juni2009/KuliahUmum6Juni2009-ust.AbuJibrielUst.Farid-.mp3" target="_blank">66 MB (full)</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.mediafire.com/?zm2zbzbz1mm" target="_blank">Ceramah Ust. Abu Jibriel</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.mediafire.com/?lh53lhldezu" target="_blank">Ceramah Ust. Farid Okbah</a></p>
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abujibriel.com/download-ceramah-kuliah-umum-6-juni-2006/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
<enclosure url="http://ia301534.us.archive.org/0/items/KuliahUmum6Juni2009/KuliahUmum6Juni2009-ust.AbuJibrielUst.Farid-.mp3" length="69556381" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Jihad Adalah kemuliaan Dan Kelembutan</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/jihad-adalah-kemuliaan-dan-kelembutan/</link>
		<comments>http://www.abujibriel.com/jihad-adalah-kemuliaan-dan-kelembutan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 04:01:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dakwah dan Jihad]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[“Jihad Bukan Terorisme (kekerasan) dan Mujahidin adalah orang yang paling mulia bukan Teroris (pengganas)”]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><em>“Jihad Bukan Terorisme (kekerasan) dan Mujahidin adalah orang yang paling mulia bukan Teroris (pengganas)”</em></p>
<p>Segala puji hanya milik Allah, Rabb semesta alam, kita memuji-Nya, Dzikir-Do’a hanya kepada-Nya, Subhanallah Walhamdulillah Allahuakbar. Sholawat serta salam senantiasa tertuju kepada Komandan  dan Panglima Mujahid, pembawa risalah Ilahi, Muhammad Shollalahu ‘Alaihi Wasallam, serta para Sahabat, keluarga dan para Shalihin Mujahidin penerus risalah Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam. <em>Waba’du.</em></p>
<p>Sebagian umat Islam memandang kalimat Jihad dan Qital seperti pandangan orangq-orang kafir. Mereka berkata bahwa jihad dan perang adalah kekerasan dan kekejaman. Sedangkan Islam adalah Rahmatan lil Aalamien. Pandangan ini wajib diluruskan, karena pandangan seperti ini merupakan virus yang akan membunuh ajaran Islam yang berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Nabi Saw.</p>
<p><strong>Ketahuilah:</strong></p>
<p>1.)	Bahwa Islam adalah Rahmatan Lil Aalamin, yang berarti Islam akan menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta jika seluruh ajarannya yang berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Rasul  diimani, difahami dan dilaksanakan syari’ahnya mengikuti petunjuk Nabi Saw. Dan jihad fie sabilillah adalah bagian terpenting dari ajaran Islam setelah iman.</p>
<p>Dari Abu Hurairah Ra. berkata, seseorang bertanya kepada Rasulullah Saw: “Ya Rasulullah apakah amalan yang paling afdhal?” Beliau menjawab: <em>“Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.”</em> Orang itu bertanya lagi: “Kemudian apa?” Beliau menjawab: <em>“Berjihad dijalan Allah…”</em> <strong>(HR. Bukhari dan Musim)</strong></p>
<p>Oleh karena itu JIHAD bukanlah TERORISME/KEKERASAN dan MUJAHID bukan TERORIS/PENGGANAS. Akan tetapi Jihad adalah amalan mulia yang memasukkan pelakunya kedalam Jannah, sedang Mujahid adalah sebaik-baik golongan manusia. Jika manusia beriman dan memeluk Islam dan melaksanakan ajaran Islam dengan baik dan benar mengikuti petunjuk Rasul Saw., maka pasti akan mendapat rahmat Allah Swt. Sebaliknya jika mereka kafir dan menghalangi ajaran Islam bahkan mereka memerangi Islam dan ummat Islam dengan berbagai jenis persenjataan barulah Islam menyatakan perang kepada mereka sebagai balasan terhadap tindakan kafir dan kejahatan mereka. Islam mengajarkan kasih sayang dan kelemah-lembutan serta kedamaian kepada siapa saja yang tidak memusuhi Islam dan ummatnya. Tetapi jika mereka memusuhi, maka Allah memerintahkan kepada orang-orang beriman untuk memerangi dan membunuh mereka dimana saja mereka berada. Perhatikan Firman Allah <strong>(QS. Al Baqarah 2: 190-193 ; 216; QS. At Taubah 9:5,14-15; 28-29; 41,73,123).</strong></p>
<p>Itulah diantara ayat Al Qur’an yang memerintahkan membunuh dan memerangi kafir yang memerang Islam. Orang-orang beriman yang enggan memerangi orang kafir ditanya oleh Allah Swt, mengapa mereka enggan dan malas memerang kafir itu ? Perhatikan firman Allah <strong>(QS. An Nisa 4:74-76; QS. At Taubah 9:38-39).</strong></p>
<p><strong>Dan berikut ini adalah beberapa ayat Allah yang menerangkan kemuliaan jihad dan Mujahid:</strong></p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah &#8216;Adn. Itulah keberuntungan yang besar, dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya), dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.”</em> <strong>(QS. As Shaf, 61:10-13)</strong></p>
<p><em>“Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai &#8216;uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar, (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”</em> <strong>(QS. An Nisa’, 4:95-96)</strong></p>
<p>2.)	Orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya telah dibeli oleh Allah dengan Syurga. Allah telah memuliakan mereka karena kesediaan mereka berkorban harta maupun jiwa untuk menegakkan agama Allah. Firman Allah:</p>
<p><em>“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang </em><em>lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.” </em><strong>(QS. At Taubah, 9:111)</strong></p>
<p>3.)	Dzikrullah yang ikhlas dan khusyu’ akan membuahkan Jihad fie sabillaillah yang mendatangkan kejayaan dan kesuksesan. Firman Allah:</p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya (seperti: berzikir kepada Allah, shalat, tilawah Al Qur’an, taubat, istigfar, do’a, dll) dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.”</em> (QS. Al Ma’idah, 5:35)</p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.”</em> <strong>(QS. Al Ahzab, 33:41-43)</strong></p>
<p>4.)	Dzikir dan Jihad harta dan jiwa, disebutkan berdampingan dalam Al Qur’an. Al Qur’an tidak memisahk antara amalan zikrullah dengan jihad fiesabilillah sebagaimana banyak kaum Muslimin yang meletakkan zikir disatu tempat sedang jihad ditempat yang lain, lalu mengatakan amalan yang paling utama ialah berzikir kepada Allah. Dan yang berjihad berkata amalan jihadlah yang paling baik. Perhatikan ayat berikut.</p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), Maka berteguh hatilah kamu dan berzikirlah kepada Allah (sebutlah nama Allah) sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”</em> <strong>(QS. Al Anfal, 8:45-46)</strong></p>
<p>5.)	Berinfaq untuk jihad  djalan Allah adalah infak yang paling tinggi nilainya disisi Allah Swt.  seperti firman-Nya <strong>QS Al Baqarah 2:261 dan 245</strong>. Tetapi sebagian besar kaum Muslimin dia enggan dan takut untuk jihad dan membantu para mujahidin yang berjihad. Mereka lebih senang berinfaq kepada fakir miskin, anak yatim membangun masjid, pon-pes dan lain-lain. Renungkanlah firman Allah berikut:</p>
<p><em>“(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang Kaya karena memelihara diri dari minta-minta. kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), Maka Sesungguhnya Allah Maha Mengatahui.”</em> <strong>(QS. Al Baqarah, 2:273)</strong></p>
<p>6.)	Bahwa sikap Rasulullah dan para sahabat beliau terhadap orang-orang kafir adalah tegas dan keras, kapada mereka yang menentang Islam (dalam hal aqidah dan syari’ah). Tapi sebagian besar kaum Muslimin tidak bersefakat dengan hal tersebut karena beralasan bahwa Islam bukan agama kekerasn Perhatikanlah ayat berikut:</p>
<p><em>“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka ruku&#8217; dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, Yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah Dia dan tegak Lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.”</em> <strong>(QS. Al Fath, 48:29)</strong></p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman, Barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui.”</em> <strong>(QS. Al Ma’idah, 5:54)</strong></p>
<p>Sikap keras yang dimaksud dalam ayat-ayat diatas ialah sikap dalam Tauhid dan Syari’ah, bukan berarti bersikap keras kepada semua orang kafir, akan tetapi kepada mereka yang menentang dan memerangi Islam serta ummatnya. Islam mengharamkan bersifat keras kepada kafir yang tidak memerangi sebaliknya wajib bersifat baik dan adil. <strong>(QS. Al Mumtahanah, 60:8-9)</strong></p>
<p>Semoga penjelasan ini memberi manfaat kepada kita sekalian.<br />
<em>Wallahu’alam, Wal Hamdulillah…</em></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong>DOWNLOAD MAKALAH</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.sendspace.com/file/g4x7ns" target="_blank">Jihad Adalah kemuliaan Dan Kelembutan</a> or <a href="http://www.4shared.com/file/106759135/5226bc50/JIHAD_ADALAH_KEMULIAAN_DAN_KELEMBUTAN.html" target="_blank">Jihad Adalah kemuliaan Dan Kelembutan</a></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abujibriel.com/jihad-adalah-kemuliaan-dan-kelembutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Khutbah Jum&#039;at 08/05/09</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/download-khutbah-jumat-080509/</link>
		<comments>http://www.abujibriel.com/download-khutbah-jumat-080509/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 13:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[khutbah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=337</guid>
		<description><![CDATA[Berikut link download Khutbah Jum’at Ust. Abu M. Jibriel, tanggal 8 Mei 2009, bertembat di Masjid Jabalur Rahman, Situ Gintung :]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut link download Khutbah Jum’at Ust. Abu M. Jibriel, tanggal 8 Mei 2009, bertembat di Masjid Jabalur Rahman, Situ Gintung :</p>
<p><a href="http://ia331425.us.archive.org/3/items/KhutbahJumat_508/KhutbahJumat8Mei09-masjidJabalurRahmanSituGintung-.mp3" target="_blank">http://ia331425.us.archive.org/3/items/KhutbahJumat_508/KhutbahJumat8Mei09-masjidJabalurRahmanSituGintung-.mp3</a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>MAKALAH KHUTBAH JUM&#8217;AT</strong></p>
<p style="text-align: center;">-SEBAB-SEBAB MUSIBAH &amp; BALA BENCANA-</p>
<p>Seluruh rangkaian musibah, ujian dan bala bencana yang menimpa manusia menurut Al Quran dan Sunnah adalah karena perbuatan maksiat dan dosa mereka kepada Allah swt dan Rasul Nya. Selain itu karena mereka mengkufuri nikmat Allah swt dan menukarkan kenikmatan itu dengan kekafiran, dan para penguasanya menukar hukum Allah dengan jahiliyah.</p>
<p>Al Qur&#8217;an menjelaskan:<br />
<em>“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu,maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kamu sendiri,dan Allah memaafkan sebagian besar dari dosa-dosamu”</em> <strong>(QS As Syura 42:30)</strong></p>
<p>Dalam firman-Nya yang lain:<br />
<em>“Dan Allah Telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; Karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, di-sebabkan apa yang selalu mereka perbuat.”</em> <strong>(QS An-Nahl 16:112)</strong></p>
<p><em>“Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang Telah me-nukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah ke-binasaan? Yaitu neraka Jahan-nam; mereka masuk kedalam nya; dan Itulah seburuk-buruk tempat kediaman”.</em> <strong>(QS Ibrahim 14:28-29)</strong></p>
<p><em>“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.”<strong> </strong></em><strong>(QS An-Nisaa 04:147)</strong></p>
<p><em>“Dan jika kami hendak membinasakan suatu negeri, Maka kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, Maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan kami), Kemudian kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”</em> <strong>(QS. Al-Israa 17:16)</strong></p>
<p>Rasulullah saw bersabda:<br />
<em>“Jika timbul maksiat pada ummatku, maka Allah akan menyebarkan azab-siksa-kepada mereka.Aku berkata :wahai Rasulullah apakah tidak pada waktu itu orang-orang shalih ?Beliau menjawab ada!. Aku berkata lagi: apa yang akan Allah perbuat kepada mereka? Beliau menjawab:Allah akan menimpakan kepada mereka azab sebagaimana yang ditimpakan kepada orang-orang yang berbuat maksiat,kemudian mereka akan mendapatkan keampunan dan keredhaan dari dari Rabbnya.”</em><strong> (HR Imam Ahmad)</strong></p>
<p><strong>A. Lima Sebab Datangnya Azab dan Siksa Allah</strong></p>
<p>Rasulullah saw bersabda:<br />
<em>&#8220;Bagaimana kalian apabila terjadi lima perkara, dan aku berlindung kepada Allah mudah-mudahan lima perkara itu tidak terjadi pada kamu atau kamu tidak menjumpainya, yaitu,<br />
1. Tidaklah perbuatan zina itu tampak pada suatu kaum, dikerjakan secara terang-terangan, melainkan tampak dalam mereka penyakit ta&#8217;un dan kelaparan yang tidak pernah dijumpai oleh nenek moyang dahulu.<br />
2. Dan tidaklah kaum itu menahan zakat, melainkan mereka ditahan oleh Allah turunnya hujan dari langit, andaikata tidak ada binatang ternak tentu mereka tidak akan dihujani.<br />
3. Dan tidaklah kaum itu mengurangi takaran dan timbangan, melainkan mereka disiksa oleh Allah dengan kesengsaraan bertahun-tahun dan sulitnya kebutuhan hidup dan nyelewengnya penguasa.<br />
4. Dan tidaklah pemimpin-pemimpin mereka itu menghukumi dengan selain kitab yang diturunkan oleh Allah, melainkan mereka akan dikuasai oleh musuh yang merampas sebagian kekuasaan mereka.<br />
5. Dan tidaklah mereka itu menyia-nyiakan kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya, melainkan Allah menjadikan bahaya di antara mereka sendiri.</em> <strong>(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)</strong></p>
<p><strong>B. Lima Belas Perkara Mendatangkan Musibah &amp; Bala Bencana</strong></p>
<p>Dari Ali bin Abi Thalib ra berkata: Rasulullah saw bersabda: Apabila umatku telah melakukan lima belas perkara, maka halal baginya (layaklah) ditimpakan kepada mereka bencana. Ditanyakan, apakah lima belas perkara itu, wahai Rasulullah?</p>
<p><em>Rasulullah saw bersabda: &#8220;Apabila…</em><br />
<em>· Harta rampasan perang (maghnam) dianggap sebagai milik pribadi.<br />
· Amanah (barang amanah) dijadikan sebagai harta rampasan.<br />
· Zakat dianggap sebagai cukai (denda).<br />
· Suami menjadi budak istrinya (sampai dia)Mendurhakai ibunya.<br />
· Mengutamakan sahabatnya(sampai dia) Berbuat zalim kepada ayahnya.<br />
· Terjadi kebisingan (suara kuat) dan keributan di dalam masjid (yang bertentangan dengan syari&#8217;ah).<br />
· Orang-orang hina, rendah, dan bejat moralnya menjadi pemimpin umat (masyarakat)<br />
· Seseorang dihormati karena semata-mata takut dengan kejahatannya.<br />
· Minuman keras (khamar) tersebar merata dan menjadi kebiasaan.<br />
· Laki-laki telah memakai pakaian sutera.<br />
· Penyanyi dan penari wanita bermunculan dan dianjurkan<br />
· Alat-alat musik merajalela dan menjadi kebanggaan atau kesukaan.<br />
· Generasi akhir umat ini mencela dan mencerca generasi pendahulunya;<br />
Apabila telah berlaku perkara-perkara tersebut, maka tunggulah datangnya malapetaka berupa; taufan merah (kebakaran), tenggelam ke dalam bumi (gempa bumi), dan perubahan-per-ubahan atau penjelmaan-penjelmaan dari satu bentuk kepada bentuk yang lain.</em> <strong>(HR Tirmidzi, 2136)</strong></p>
<p>Itulah perkara-perkara yang menyebabkan suatu negeri mengalami kekacauan, kehancuran, kesempitan, kemelaratan, perseteruan, dan perpecahan satu sama lain antara rakyat dengan rakyat dan rakyat dengan penguasa. Korupsi dan ketidakadilan merajalela, segala macam penyakit bermunculan menimpa manusia, yang benar-benar menyulitkan dan membinasakan kehidupan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan.</p>
<p><strong>Solusi Menghadapi Musibah</strong></p>
<p>Dari semua perkara yang menyebabkan datangnya siksa dan azab itu insya Allah akan berakhir jika manusia dan kaum muslimin khususnya kembali kepada Allah dan Rasul Nya, berpegang teguh kepada Dienullah, mengikut petunjuk Rasul nya sebagaimana  firman Allah swt.</p>
<p><em>&#8220;Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.&#8221;</em> <strong>(QS Al A&#8217;raf, 7: 96)</strong></p>
<p>Adapun orang beriman adalah, sebagaimana yang Allah sebutkan dalam Al Qur’an:<br />
<em>“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. </em><strong>(QS. Al Hujurat : 15)</strong></p>
<p>Adapun orang yang bertaqwa ialah:</p>
<p><strong>Ibnu Mas’ud ra berkata:</strong><br />
<em>“Taqwa ialah kamu beramal dalam rangka mentaati Allah di atas cahaya dari Allah dan mengharapkan pahala dari Allah dan kamu meninggalkan maksiat terhadap Allah di atas cahaya dari Allah dan takut kepada azab Allah.</em>&#8221;</p>
<p><strong>Ali bin Abi Thalib berkata:</strong><br />
<em>&#8220;Taqwa ialah merasa takut kepada Yang Maha Agung, beramal atas apa yang diturunkan (Qur&#8217;an dan Sunnah), merasa cukup dengan yang sedikit (hidup sederhana), dan bersiap untuk perjalanan hari yang jauh (hari kiamat) atau siap mati sebelum mati.”</em></p>
<p style="text-align: center;">****</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abujibriel.com/download-khutbah-jumat-080509/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
<enclosure url="http://ia331425.us.archive.org/3/items/KhutbahJumat_508/KhutbahJumat8Mei09-masjidJabalurRahmanSituGintung-.mp3" length="57745408" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Download Mp3 Ceramah -Zaman Jihad-</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/download-mp3-ceramah-zaman-jihad/</link>
		<comments>http://www.abujibriel.com/download-mp3-ceramah-zaman-jihad/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 13:10:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[mp3]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[Mp3 Ceramah Ust. Abu Muhammad Jibriel Abdul Rahman. Judul: Zaman Jihad, Durasi: Ceramah: 1:07:30, Format: Mp3 High &#038; Low Quality, File size: 108.41 MB &#038; 11 Mb.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="post" style="text-align: center;">
<p>Free To Download! Sebarkan Ke Seluruh Penjuru Dunia! Allahu Akbar!</p>
<p><img src="http://www.arrahmah.com/images/stories/09/ajibba.jpg" alt="ajibba.jpg" /></p>
<p>Download Link:<br />
<a href="http://www.megaupload.com/?d=5YYQMQUW" target="_blank">1. megaupload.com</a></p>
<blockquote><p><strong>Judul:</strong> Zaman Jihad<br />
<strong>Durasi: </strong>Ceramah: 1:07:30<br />
<strong>Format:</strong> Mp3 High Quality<br />
<strong>File size:</strong> 108.41 MB</p></blockquote>
<p><a href="http://www.4shared.com/file/98798162/116d0182/ustad_abu_jiblil_-_Zaman_Jihad.html" target="_blank">2. 4shared.com</a></p>
<blockquote><p><strong>Judul:</strong> Zaman Jihad<br />
<strong>Durasi: </strong>Ceramah: 1:07:30<br />
<strong>Format:</strong> Mp3 Low Quality<br />
<strong>File size:</strong> 11 MB</p></blockquote>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abujibriel.com/download-mp3-ceramah-zaman-jihad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Islam Itu Indah -Download Ceramah-</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/download-ceramah-ust-abu-jibriel-ar/</link>
		<comments>http://www.abujibriel.com/download-ceramah-ust-abu-jibriel-ar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 05:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramah]]></category>
		<category><![CDATA[dowunload]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[Berikut link download Khutbah Jum&#8217;at Ust. Abu M. Jibriel tanggal 2 Januari 2009: http://www.archive.org/details/KhutbahJumat020109]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut link download Khutbah Jum&#8217;at Ust. Abu M. Jibriel tanggal 2 Januari 2009:</p>
<p><a title="Islam Itu Indah" href="http://www.archive.org/details/KhutbahJumat020109" target="_blank">http://www.archive.org/details/KhutbahJumat020109</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abujibriel.com/download-ceramah-ust-abu-jibriel-ar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peranan Ummahat Dalam Mentarbiyah Anak</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/peranan-ummahat-dalam-mentarbiah-anak/</link>
		<comments>http://www.abujibriel.com/peranan-ummahat-dalam-mentarbiah-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 08:25:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[An Nisa']]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Sholeh]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Bermula mendidik anak-anak dengan memperkenalkan akan hakekat keimanan dan mengajarkan mereka tentang Al-Qur’an barulah dididik akhlaqulkarimah agar kelak menginjak dewasa ia mampu berlaku jujur dan bersifat amanah, tidak menjadi pembohong dan pendusta. Dr. Muhammad Iqbal, Intelktual dan Falsafah Muslim dari Pakistan, pernah berkata: &#8220;Betapa banyak wanita-wanita desa yang tidak mampu membaca dan menulis mampu melahirkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="Kasih Ibu" src="http://www.centerforhopeandhealing.org/images/Baby%20Hand" alt="" width="210" height="148" />Bermula mendidik anak-anak dengan memperkenalkan akan hakekat keimanan dan mengajarkan mereka tentang Al-Qur’an barulah dididik akhlaqulkarimah agar kelak menginjak dewasa ia mampu berlaku jujur dan bersifat amanah, tidak menjadi pembohong dan pendusta.</p>
<p>Dr. Muhammad Iqbal, Intelktual dan Falsafah Muslim dari Pakistan, pernah berkata: &#8220;Betapa banyak wanita-wanita desa yang tidak mampu membaca dan menulis mampu melahirkan mujahid-mujahid agung yang mengukir sejarah di pentas dunia.&#8221;</p>
<p>Betapa indahnya dunia ini, jika kaum wanita mengerti hakekat dirinya, sebagai seorang hamba Allah yang sholehah yang dari tangannya dan belaian kasih sayangnya mampu melahirkan generasi-generasi robbani yang mereka tidak takut akan celaan orang yang mencela. Dan dari kasih sayangnya lahirlah manusia-manusia pijar yang siap mengemban amanat dakwah walau orang-orang bodoh selalu mencelanya, tetapi dengan segala ketawadlu&#8217;annya ia hadapi dan terima celaan itu dengan senyuman sambil mengucapkan nada dan kalimat keselamatan bagi mereka.</p>
<p><strong>Untuk medapatkan makalah lengkapnya silakan download <a href="http://www.4shared.com/file/88786781/37f5f19/PERANAN_UMMAHAT_DALAM_MENTARBIYAH_ANAK.html" target="_blank">disini</a> dalam bentuk <a title="Peranan Ummahat Dalam Mentarbiah Anak" href="http://www.4shared.com/file/88786781/37f5f19/PERANAN_UMMAHAT_DALAM_MENTARBIYAH_ANAK.html" target="_blank">PDF.</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abujibriel.com/peranan-ummahat-dalam-mentarbiah-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syubhat-syubhat Seputar Jihad</title>
		<link>http://www.abujibriel.com/syubhat-syubhat-seputar-jihad/</link>
		<comments>http://www.abujibriel.com/syubhat-syubhat-seputar-jihad/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2008 23:01:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ust. Abu Jibriel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dakwah dan Jihad]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>
		<category><![CDATA[Syubhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abujibriel.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Dengan metode yang sangat halus melalui tulisan atau lisan para orientalis atau melalui kader-kader kaum munafiqin, penyelewengan dan penyesatan itu telah diterima oleh sebagian ulama kaum Muslimin. Apakah disadari atau tidak, realitas memperlihatkan keadaan seperti itu. Sehingga sampai kepada satu peringkat, pengikut-pengikutnya memahami ajaran Jihad Islam itu sebagai sesat dan menyesatkan. Akibatnya muncullah beberapa pandangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan metode yang sangat halus melalui tulisan atau lisan para orientalis atau melalui kader-kader kaum munafiqin, penyelewengan dan penyesatan itu telah diterima oleh sebagian ulama kaum Muslimin. Apakah disadari atau tidak, realitas memperlihatkan keadaan seperti itu. Sehingga sampai kepada satu peringkat, pengikut-pengikutnya memahami ajaran <strong>Jihad Islam</strong> itu sebagai sesat dan menyesatkan.<span id="more-26"></span> Akibatnya muncullah beberapa pandangan sesat dan menyesatkan yang bernada menolak dan menafikan jihad dengan beberapa dalih dan alasan. Di antara beberapa syubhat itu ialah:</p>
<p>Download di sini aja&#8230; <a href="http://www.4shared.com/file/77873138/f66af5b7/SYUBHAT_SEPUTAR_JIHAD_A4_eBOOK.html?dirPwdVerified=b0d6df35">PDF</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.abujibriel.com/syubhat-syubhat-seputar-jihad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
